BANJARBARU — Rangkaian agenda Presiden Prabowo Subianto di Kalimantan mencerminkan upaya pemerintah mendorong pembangunan terpadu yang mencakup sektor sosial, ekonomi, dan infrastruktur strategis.
Pada Senin (12/1/2026), Presiden meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Tak lama setelah itu, Presiden dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Balikpapan untuk meresmikan proyek kilang minyak nasional, sebelum kemudian meninjau Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, peresmian kilang minyak di Balikpapan menjadi bagian penting dari percepatan pembangunan industri energi nasional.
“Penguatan kilang ini diarahkan untuk mendukung swasembada energi dan mengurangi devisa yang selama ini keluar akibat impor BBM,” ujarnya.
Kunjungan ke IKN setelah agenda energi tersebut dinilai menunjukkan keterkaitan antara pembangunan infrastruktur energi dengan pengembangan pusat pemerintahan baru. Kalimantan diposisikan sebagai kawasan strategis yang tidak hanya menjadi lokasi IKN, tetapi juga penopang ketahanan energi dan pembangunan sumber daya manusia.
Melalui rangkaian agenda tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk membangun Indonesia secara berimbang, dengan Kalimantan sebagai salah satu episentrum pertumbuhan baru. rel
