Kembalinya Diogo Moreira ke Bumi Setelah Dua Hari di Angkasa
Selasa (18/11/2025) menjadi hari yang sangat berarti bagi pembalap Brasil, Diogo Moreira. Ia kembali ke bumi setelah dua hari berada di angkasa dalam perannya sebagai juara Moto2. Meski hanya memiliki waktu singkat untuk merayakan kemenangannya, Moreira mengenakan kostum tim LCR dan menandai debut resminya di kelas utama MotoGP musim depan.
Moreira, yang sebelumnya memakai nomor #10 di Moto2, akan menggunakan nomor #11 di MotoGP karena nomor pilihannya sudah diambil oleh Luca Marini. Ia menghadapi tantangan besar dengan musim dingin yang sangat berat, terutama dalam hal persiapan fisik. Perbedaan antara motor kelas menengah dan prototipe MotoGP terasa jelas, baik dalam hal kecepatan maupun risiko kecelakaan.
Dalam hal kecepatan, sulit untuk memprediksi bagaimana Moreira akan berkembang selama musim mendatang, mengingat ia hanya memiliki satu hari pengujian di belakangnya. Namun, mantan rider Italtrans ini tidak mengalami goresan apapun.
Moreira berhasil menyelesaikan total 57 lap di sirkuit Cheste. Lap terbaiknya, lap 53, membuatnya berada di urutan kedua terakhir dalam catatan waktu, tepat di depan pengganti Franco Morbidelli, Celestino Vietti. Pembalap asal Sao Paulo ini finis 1,8 detik di belakang Raul Fernandez, yang menjadi yang tercepat. Ia juga berada setengah detik di belakang Toprak Razgatlioglu (ke-18), rookie lain yang akan memulai balapan MotoGP 2026.
Turun dari motor Moto2 pada Minggu dan naik ke motor MotoGP pada hari Selasa merupakan pengalaman yang kontras bagi Moreira. Ia terkesan dengan dua elemen yang membuat motor-motor yang berkuasa di Kejuaraan Dunia menjadi unik.
“Pada hari Minggu saya memenangi Kejuaraan Dunia, tetapi sekarang, saya telah memasuki dunia baru,” kata Moreira saat berdiri di antara truk-truk di paddock Ricardo Tormo pada malam hari.
“Pada awal start saya sedikit takut, dan membuka gas secara maksimal terasa sulit. Namun pada akhirnya, itu jauh lebih baik. Kami harus bekerja di musim dingin ini dan saya yakin tahun depan akan berjalan dengan baik,” ujar juara Moto2 yang baru saja dinobatkan.
Perpindahan dari rem kategori menengah (baja) ke rem MotoGP, yang terbuat dari karbon, menjadi salah satu tantangan terberat bagi Moreira. “Yang paling sulit saya pahami adalah rem, karena harus membobolnya, dan juga tempat untuk menghentikan motor.”
Kalender Moreira baru akan dimulai secara resmi pada pekan terakhir Januari, saat ia akan melakukan perjalanan ke Malaysia untuk mengikuti shakedown di Sepang pada 29-31 Januari. Dalam waktu dua bulan, ia harus fokus untuk meningkatkan kondisi fisiknya. Tujuan utamanya adalah melatih bagian tubuh yang tidak banyak digunakan di Moto2 dan sangat dibutuhkan di prototipe kelas utama.
“Kami harus banyak berlatih musim dingin ini, karena hari ini (Selasa) kami tidak melakukan banyak lap,” pungkasnya.
Berita Terkait
MotoGP: Borsoi Terkesan dengan Karakter dan Gaya Balap Razgatlioglu
MotoGP: Maverick Vinales Akan Dapat Bantuan dari Jorge Lorenzo






