Banjarbaru – Suasana penuh haru dan kekeluargaan mewarnai kegiatan serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung di Kantor Dinsos Kalsel.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pelantikan pejabat administrator dan pengawas yang sebelumnya dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin. Sebanyak tujuh pejabat di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan sertijab sebagai bagian dari proses penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
Salah satu pejabat yang melaksanakan sertijab yakni Syarif Mauliddin Nur, yang kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Bagian Pengendalian Administrasi Pembangunan Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan pada Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Syarif menyampaikan rasa syukur sekaligus mengenang perjalanan panjang pengabdiannya selama bertugas di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan. Ia mengaku memiliki banyak kenangan dan pengalaman berharga selama bertahun-tahun bekerja di instansi tersebut.
“Banyak kenangan selama saya bertugas di Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan. Saya sudah menjalani kepemimpinan enam kepala dinas, mulai dari almarhum Muhammad Farhan, Adi Santoso, Siti Nuriyani, Muhammadun, Gusti Yanuar Noor Rifai, hingga sekarang bersama Muhammad Farhanie,” ungkapnya.
Ia mengatakan, setiap masa kepemimpinan memiliki tantangan dan pengalaman tersendiri yang memberikan banyak pelajaran dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara, khususnya di bidang pelayanan sosial kepada masyarakat.
Syarif menuturkan, selama bertugas dirinya pernah mengabdi di dua bidang utama, yakni Penanganan Fakir Miskin serta Bidang Penanganan Bencana. Menurutnya, kedua bidang tersebut memiliki tantangan besar karena berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat yang membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari pemerintah.
Perjalanan kariernya dimulai saat dipercaya sebagai Kepala Seksi Pemberdayaan Keluarga dan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan pada 2016 hingga 2017. Pada masa itu, ia terlibat dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat dan penanganan sosial bagi keluarga kurang mampu.
Selanjutnya, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Penanganan Fakir Miskin Perdesaan pada 2017 hingga 2020. Dalam jabatan tersebut, ia turut menangani berbagai program pengentasan kemiskinan dan pendampingan masyarakat di wilayah pedesaan Kalimantan Selatan.
Pada tahun 2020 hingga 2022, Syarif kembali mendapat kepercayaan sebagai Kepala Seksi Identifikasi dan Penguatan Kapasitas. Jabatan tersebut berkaitan dengan peningkatan kapasitas sumber daya serta penguatan penanganan sosial di daerah.
Kemudian pada 2022 hingga 2023, ia menjabat sebagai Kepala Seksi Pendampingan dan Pemberdayaan. Dalam posisi tersebut, dirinya banyak terlibat dalam upaya pendampingan sosial dan penguatan masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya.
Memasuki Maret 2023 hingga 2026, Syarif dipercaya menjabat Kepala Seksi Kerjasama Penanganan Bencana Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan. Pada masa itu, ia turut terlibat dalam berbagai koordinasi penanganan bencana sosial maupun bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, pengalaman bertugas di bidang penanganan bencana memberikan banyak pembelajaran, terutama mengenai pentingnya kerja sama lintas sektor dan kecepatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.
Ia juga mengaku bersyukur dapat bekerja bersama banyak rekan dan jajaran pegawai di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan selama bertahun-tahun. Baginya, kebersamaan dan kekeluargaan yang terjalin menjadi salah satu hal paling berkesan selama masa pengabdiannya.
“Dinas Sosial sudah menjadi bagian perjalanan hidup saya. Banyak pengalaman, pembelajaran, dan kebersamaan yang tidak bisa dilupakan,” ujarnya.
Dengan amanah baru yang diemban di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Syarif berharap pengalaman selama bertugas di Dinas Sosial dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ke depan.
