Binotto Sebut Dua Kunci Tim Terbaik F1 2026

Perubahan Regulasi 2026 akan Menentukan Kesuksesan Tim di Era Baru F1

Pembaruan regulasi yang akan diberlakukan pada musim 2026 di ajang Formula 1 diyakini akan menjadi momen penting bagi setiap tim. Salah satu perwakilan dari pihak teknis, yaitu Binotto, menyatakan bahwa kemampuan tim dalam mengkalibrasi perangkat simulasi dan mengembangkan mobil dengan cepat akan menjadi kunci keberhasilan mereka di tahun pertama perubahan aturan ini.

F1 sedang mempersiapkan era baru mulai tahun depan, dengan perubahan signifikan baik pada unit daya maupun sasis. Di bagian mesin, fokus utamanya adalah pada energi listrik, di mana rasio antara tenaga listrik dan mesin pembakaran internal akan hampir seimbang, yaitu 50-50. Sementara itu, untuk sasis, mobil akan lebih ringan dan lebih kecil, dilengkapi dengan aero aktif sebagai upaya meningkatkan kompetisi balapan.

Pada acara peluncuran Audi di Munich pekan lalu, di mana pabrikan Jerman tersebut secara resmi mengambil alih skuad Sauber, Binotto menegaskan bahwa tim dengan mobil tercepat di putaran pertama belum tentu akan menjadi yang terbaik sepanjang musim. Ia menilai bahwa penilaian tentang tim terbaik tidak bisa dilakukan hanya berdasarkan performa awal musim.

“Kita tidak bisa menilai siapa yang akan menjadi tim terbaik pada awal musim depan,” ujarnya. “Ini lebih kepada bagaimana tim mampu bereaksi terhadap perubahan. Karena apa pun yang akan menjadi tingkat persaingan dan kinerja masing-masing tim, bagi saya, tim terbaik adalah yang mampu bereaksi dan berkembang dengan cepat.”

Binotto menekankan bahwa pengembangan mobil serta alat simulasi yang akurat akan sangat penting agar perubahan regulasi dapat memberikan keuntungan nyata. Ia menyoroti bahwa beberapa tim sempat mengalami masalah karena data dunia maya dan dunia nyata tidak terhubung selama era regulasi saat ini.

“Akan ada perubahan signifikan juga di sisi aero dan kendaraan,” jelas mantan team principal Ferrari ini. “Ini menggabungkan dua efek, baik unit daya maupun sasis dan aero. Kami percaya bahwa parameter atau variabel yang sebelumnya penting untuk performa mungkin akan berbeda besok.”

“Jadi, kami percaya bahwa dengan regulasi baru, apa yang sebelumnya diperhitungkan untuk melaju cepat bisa jadi berbeda. Itu berarti semua alat yang ada di pabrik, simulasi yang telah disesuaikan untuk peraturan saat ini, perlu ditinjau ulang sepenuhnya untuk peraturan berikutnya, karena tidak semua parameter yang sama akan memiliki tingkat kepentingan yang sama.”

“Saya pikir perubahan itu adalah sesuatu yang tidak biasa kita lakukan. Mungkin saja pada awal musim depan, beberapa tim akan melakukannya dengan baik, beberapa tim lainnya tidak, karena perangkatnya belum disetel dengan benar.”

Berita Terkini Lainnya

Formula 1

Apakah Ferrari 678 Tiru Konsep Lengan Kemudi McLaren?

Formula 1

Max Verstappen Pertimbangkan Punya Rumah dengan Ruang Sim Besar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *