Nova Arianto Promosi Tangani Timnas U20 Indonesia

Nova Arianto Ditetapkan sebagai Pelatih Timnas U20

PSSI mengumumkan penunjukan Nova Arianto sebagai pelatih baru untuk Tim Nasional (Timnas) U20. Keputusan ini diambil setelah direkomendasikan oleh Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, dan disetujui oleh seluruh Komite Eksekutif (Exco). Penunjukan ini dilakukan karena Nova dinilai memenuhi tiga kriteria utama yang dicari, yaitu prestasi, cara kerja, dan konsistensi.

Nova berhasil membawa Timnas Indonesia U17 tampil di Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur kualifikasi. Kepala Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyampaikan bahwa Nova memiliki kemampuan dalam menjaga disiplin, mental, dan performa pemain. Ia juga berkontribusi dalam membawa tim lolos ke Piala Asia dan Piala Dunia, yang merupakan pencapaian yang tidak mudah.

Alexander Zwiers menambahkan bahwa penunjukan Nova sebagai pelatih U20 adalah momen yang luar biasa dan membuatnya bangga. Nova, yang memiliki kepemimpinan hebat, diharapkan dapat membantu PSSI dalam membangun warisan bagi pelatih lokal. Menurut Zwiers, langkah logis berikutnya setelah sukses di Piala Dunia U17 adalah naik ke level U20. Harapan besar diungkapkan agar Nova mampu membawa anak-anak ke Piala Asia U20 dan menjadi delapan tim terbaik.

Nova sendiri menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menjelaskan bahwa target utamanya sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas U17 adalah memastikan pemain muda Indonesia bisa naik ke Timnas senior. Ia menekankan bahwa lolos Piala Dunia dan Piala Asia hanyalah bagian dari proses, sementara poin utamanya adalah bagaimana pemain bisa sampai di Timnas senior.

Persiapan untuk Timnas U20

Dengan penunjukan Nova sebagai pelatih Timnas U20, posisi pelatih Timnas U17 kini kosong. PSSI sedang mencari pelatih baru untuk kelompok usia tersebut sesegera mungkin. Sumardji menjelaskan bahwa 85 persen pemain Timnas U20 akan diambil dari Timnas U17 yang bermain di Piala Dunia U17 2025 di Qatar. Hal ini dilakukan karena agenda padat Timnas U17 pada 2026.

Timnas U17 akan memulai perjalanannya di ASEAN Championship pada 28 Maret hingga 9 April 2026. Selanjutnya, mereka akan mengikuti AFC U17 Asian Cup pada 14-31 Mei 2025, FIFA U17 World Cup pada 5-27 November 2025, dan jika tidak lolos Piala Dunia, akan melakoni kualifikasi AFC U-17 pada 12-20 November 2026.

Proses pemilihan pelatih U17 akan dilakukan dalam waktu dekat melalui mekanisme penilaian Dirtek sebelum dibawa ke rapat Exco. PSSI akan melakukan seleksi terhadap beberapa pelatih yang memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Teka-Teki Pelatih Senior

Sementara itu, posisi pelatih senior masih menjadi teka-teki. Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, hanya bisa memastikan bahwa proses pemilihan pelatih Timnas Senior terus berjalan dan sudah memasuki tahap akhir. Namun, federasi belum dapat membuka identitas lima kandidat yang tengah diseleksi karena sejumlah pertimbangan profesional.

Yunus Nusi menjelaskan bahwa saat ini federasi masih melakukan pendalaman terhadap kelima calon pelatih yang telah masuk daftar kandidat. Evaluasi mendalam sedang berlangsung sehingga PSSI belum dapat mengungkap siapa saja yang tengah dipertimbangkan. Hal ini dilakukan demi menjaga integritas proses serta menghormati para kandidat.

“Kami butuh tidak menyampaikan nama-nama tersebut untuk menjaga segala sesuatunya terkait para kandidat. Semoga dalam waktu dekat terjadi kesepahaman, kesepakatan, dan setelah itu akan kami umumkan secara resmi,” ujarnya.

Sumardji menambahkan bahwa PSSI sengaja tidak mengungkap nama-nama calon pelatih karena faktor privasi sebagai alasan utama. Masing-masing pelatih saat ini masih berada di klub atau masih menangani tim nasional suatu negara, sehingga tidak mungkin dibuka. Pekan depan proses sesi wawancara bersama tim Exco dan Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers akan dilakukan. Dari lima nama itu, pasti akan dipilih yang terbaik. PSSI juga tidak tahu apakah nanti ada kendala ketika salah satu dipilih. Maka mohon semuanya bersabar, karena kami ingin mendapatkan pelatih yang sesuai karakter pemain dan mampu membawa timnas berprestasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *