Safari Ramadan 1447 H Jadi Momentum Konsolidasi IMI Kalsel, Otomotif Banjarmasin Siap Bangkit

BANJARMASINIkatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Safari Ramadan 1447 H yang dirangkai dengan agenda konsolidasi internal, Minggu (1/3/2026) sore. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kayuh Baimbai, Pemerintah Kota Banjarmasin, dengan IMI Banjarmasin bertindak sebagai tuan rumah.

Agenda tersebut mempertemukan jajaran pengurus IMI dari berbagai daerah, yakni IMI Banjarbaru, IMI Barito Kuala, IMI Banjar, serta IMI Tanahlaut. Sejumlah klub otomotif di bawah naungan IMI Kalsel turut hadir, di antaranya SBBE, Jack’s, IMBI, BVC, Ladies Scooter Banjarmasin, BMC, PPMKI, BRC/YKKI, Zoks, hingga Street Suspect.

Selain pengurus dan komunitas otomotif, kegiatan ini juga dihadiri Ketua KONI Banjarmasin H Hermansyah serta Kepala Disbudporapar Banjarmasin Dr Ibnu Sabil yang mewakili Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Kota

Dalam sambutannya, Dr Ibnu Sabil menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Banjarmasin untuk membangun kolaborasi yang konkret bersama IMI, khususnya dalam pengembangan dan pemberdayaan organisasi otomotif di daerah.

Menurutnya, dialog lanjutan akan segera dibuka guna membahas program-program strategis yang bisa dikerjasamakan, termasuk integrasi kegiatan otomotif dalam agenda pembangunan dan event kota.

Komitmen kolaboratif ini menjadi sinyal positif bagi IMI Kalsel untuk memperluas peran organisasinya, tidak hanya pada pembinaan atlet dan klub, tetapi juga dalam mendukung dinamika kegiatan kepemudaan dan olahraga di Banjarmasin.

Safari Ramadan sebagai Konsolidasi Organisasi

Ketua IMI Kalsel, Ir Eddy Sudarmadi, menegaskan bahwa buka puasa bersama ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang digelar secara bergilir. Namun lebih dari sekadar silaturahmi, momentum ini dimanfaatkan untuk memperkuat konsolidasi internal dan penyelarasan program kerja antar kabupaten/kota.

Ia menyambut baik dukungan Pemko Banjarmasin dan berharap ke depan IMI dapat terlibat aktif dalam berbagai agenda kota. Keterlibatan tersebut diharapkan mampu mengakomodasi klub-klub otomotif agar pembinaan berjalan sistematis dan kembali “on the track”.

Menurutnya, Banjarmasin memiliki nilai historis penting dalam perkembangan otomotif di Kalimantan Selatan. Sebagai kota tertua di provinsi ini dan yang dijuluki Kota Seribu Sungai, Banjarmasin dinilai sebagai cikal bakal tumbuhnya berbagai aktivitas otomotif di daerah.

“Momentum ini harus menjadi titik balik kebangkitan otomotif di Banjarmasin,” tegasnya.

Nuansa Religi dan Kepedulian Sosial

Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah oleh Ustad Heri Hidayat, dilanjutkan buka puasa bersama, salat magrib berjamaah, makan bersama, serta penyerahan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Al Ikhlas.

Ketua IMI Banjarmasin, M Lutfi Saifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut. Ia berharap kebersamaan ini menjadi fondasi kuat untuk mempererat solidaritas antar klub dan pengurus.

Safari Ramadan 1447 H ini pun tak hanya menjadi agenda spiritual, tetapi juga forum strategis untuk merumuskan langkah kebangkitan otomotif di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *