BRIDA Kalsel Siapkan Program 2026 Selaras dengan Arah Pembangunan Daerah

BANJARBARU – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan memastikan seluruh program kerja tahun 2026 disusun berdasarkan arah kebijakan serta visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan.

Kepala BRIDA Kalsel, Thaufik Hidayat, menegaskan bahwa lembaga yang dipimpinnya memiliki tanggung jawab strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui kajian ilmiah dan inovasi yang tepat sasaran.

Menurutnya, setiap kegiatan yang dirancang pada tahun 2026 telah diselaraskan dengan kebutuhan pembangunan daerah, sehingga hasil riset yang dihasilkan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah.

“Seluruh program BRIDA pada tahun ini kami rancang untuk mendukung agenda prioritas pemerintah provinsi. Riset dan inovasi harus sejalan dengan target pembangunan yang telah ditetapkan kepala daerah,” ujar Thaufik dalam kegiatan pemaparan Program Prioritas BRIDA Kalsel di Aula Bappeda Provinsi Kalsel.

Ia menjelaskan, peran BRIDA tidak hanya sebatas melakukan penelitian, tetapi juga menghadirkan solusi berbasis data yang dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Thaufik menekankan bahwa hasil riset yang dilakukan harus bersifat aplikatif dan mampu menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.

“BRIDA harus mampu menghasilkan kajian yang relevan dengan kebutuhan daerah, baik di bidang ekonomi, sumber daya manusia, lingkungan hidup, maupun tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tuturnya.

Untuk memperkuat implementasi program, BRIDA Kalsel juga akan meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perangkat daerah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta sektor swasta.

Sinergi tersebut dinilai penting agar inovasi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai konsep, melainkan dapat diterapkan secara langsung dalam kebijakan maupun program pembangunan.

“Kami ingin hasil penelitian benar-benar bisa dimanfaatkan. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi langkah penting agar riset dapat diimplementasikan secara efektif,” katanya.

Selain fokus pada kegiatan riset, BRIDA Kalsel juga terus mendorong munculnya berbagai inovasi daerah yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta daya saing Kalimantan Selatan.

Inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi terobosan dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Thaufik berharap, dengan dukungan penuh terhadap visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur, BRIDA dapat berperan lebih optimal sebagai motor penggerak kebijakan berbasis pengetahuan.

“Kami ingin BRIDA menjadi lembaga yang benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan,” tutupnya. rel/hms

Pos terkait