Kalimantan Selatan, Surga Sunyi di Selatan Borneo

BANJARMASIN — Kalimantan Selatan menyimpan kekayaan destinasi wisata yang berpadu antara bentang alam, tradisi sungai, hingga warisan sejarah dan religi. Dari riuhnya pasar terapung di Sungai Martapura hingga sunyinya Pegunungan Meratus, provinsi ini menawarkan pengalaman wisata yang khas dan autentik.

Ikon wisata Kalimantan Selatan tak bisa dilepaskan dari budaya sungai. Pasar Terapung Lok Baintan dan Pasar Terapung Banjarmasin menjadi wajah kehidupan masyarakat Banjar yang telah berlangsung turun-temurun. Aktivitas jual beli di atas perahu, yang berlangsung sejak subuh, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tak jauh dari pusat kota, kawasan Siring Sungai Martapura dan Menara Pandang Banjarmasin menjadi ruang publik favorit warga. Di tempat ini, pengunjung dapat menikmati panorama sungai, kuliner khas Banjar, hingga aktivitas susur sungai dengan perahu kelotok.

Di sektor wisata alam, Pegunungan Meratus menjadi tulang punggung ekowisata Kalimantan Selatan. Kawasan ini menawarkan hutan hujan tropis, jalur pendakian, serta kehidupan masyarakat adat Dayak Meratus yang masih terjaga. Di wilayah Hulu Sungai Selatan, wisatawan dapat menikmati air terjun Haratai serta pengalaman arung jeram rakit bambu di Loksado, yang menyusuri aliran Sungai Amandit.

Sementara itu, wilayah pesisir selatan menghadirkan panorama laut melalui Pantai Angsana di Kabupaten Tanah Bumbu dan kawasan Borneo Beach di Tanah Laut. Hamparan pasir putih dan kejernihan air laut menjadikan kawasan ini cocok untuk snorkeling, berkemah, hingga wisata keluarga.

Tak kalah menarik, Danau Biru Pengaron di Kabupaten Banjar menyuguhkan pemandangan air berwarna biru toska yang terbentuk dari bekas area pertambangan. Meski memikat secara visual, pengunjung tetap diimbau berhati-hati dan mematuhi rambu keselamatan.

Wisata religi dan sejarah juga menjadi bagian penting dari lanskap pariwisata Kalimantan Selatan. Masjid Sultan Suriansyah di Banjarmasin, sebagai masjid tertua di provinsi ini, mencerminkan akulturasi budaya Banjar dan Islam. Sementara itu, Makam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Guru Sekumpul) di Martapura menjadi salah satu pusat ziarah terbesar di Indonesia.

Dengan ragam destinasi tersebut, Kalimantan Selatan menawarkan lebih dari sekadar perjalanan wisata. Provinsi ini menghadirkan narasi tentang sungai sebagai ruang hidup, alam sebagai penyangga peradaban, serta tradisi sebagai identitas yang terus dirawat di tengah arus modernisasi.

ibrahim

Pos terkait