Banjarmasin — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyatakan dukungan penuh terhadap program Komponen Cadangan (Komcad) sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan negara yang digagas pemerintah pusat.
Menurutnya, program tersebut merupakan arahan langsung Presiden kepada pemerintah daerah agar turut berperan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kesiapan bela negara. Salah satu bentuk implementasinya adalah pengiriman peserta untuk mengikuti pelatihan di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam).
“Presiden mengharapkan setiap daerah dapat mengirimkan sekitar 50 peserta untuk menjalani pembinaan dan pelatihan selama dua bulan di Rindam. Fokusnya pada pembinaan bela negara serta peningkatan kompetensi,” ujar Muhidin.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada prinsipnya siap mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk dalam hal penyediaan peserta. Namun, saat ini terdapat kendala pada sisi pembiayaan karena belum dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami siap mendukung, baik dari sisi kesiapan peserta maupun komitmen daerah. Hanya saja, kendala saat ini adalah belum tersedianya anggaran,” ungkapnya.
Meski menghadapi keterbatasan tersebut, Muhidin memastikan pihaknya akan mencari solusi agar program Komcad tetap dapat berjalan di Kalimantan Selatan. Ia menyatakan komitmennya untuk mengupayakan sumber pembiayaan alternatif demi mendukung pelaksanaan pelatihan.
“Kami akan berusaha mencarikan jalan keluar terkait pembiayaan, sehingga program ini tetap terlaksana dan memberikan manfaat bagi daerah sekaligus memperkuat pertahanan negara,” tambahnya.
Muhidin berharap, melalui program Komcad dapat lahir generasi yang memiliki semangat bela negara, disiplin, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
