Persebaya Surabaya dan Arema FC Kehilangan 6 Pemain dalam Derby Jawa Timur

Persebaya Surabaya dan Arema FC Tidak Full Power di Derby Jawa Timur

Persebaya Surabaya dan Arema FC dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh dalam pertandingan Derby Jawa Timur yang akan digelar pada pekan ke-13 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan klasik ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Sabtu, 22 November 2025. Siaran langsung dan live streaming dapat disaksikan mulai pukul 15.30 WIB di Indosiar dan Vidio.

Terdapat enam pemain inti yang absen dalam laga ini. Dari kubu Persebaya Surabaya, tiga pemain asing Green Force tidak bisa dimainkan. Mereka adalah Fransisco Rivera, Leo Lelis, dan Risto Mitrevski. Rivera memiliki peran vital di lini tengah Persebaya Surabaya. Gelandang asal Meksiko mendapat kartu merah saat laga Persebaya vs Persik. Sedangkan Leo Lelis absen karena akumulasi kartu. Sementara Risto masih dalam pemulihan cedera.

Di kubu Arema FC juga mengalami hal yang sama. Tiga pemain pilar yang dipastikan absen adalah Arkhan Fikri yang tengah memperkuat Timnas U22 Indonesia. Lalu, dua gelandang andalan Singo Edan, yakni Bayu Setiawan dan Julian Guevara, tidak bisa diturunkan karena menjalani sanksi tiga pertandingan usai menerima kartu merah.

Strategi Pelatih Persebaya Surabaya

Absennya Fransisco Rivera menjadi pukulan besar bagi Bajol Ijo. Sepanjang musim ini, ia berperan vital sebagai pengatur serangan utama dan menjadi jenderal lapangan tengah. Kini Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez menyiapkan rotasi pemain agar keseimbangan tim Bajol Ijo tetap terjaga. Eduardo menegaskan masih memiliki pemain yang tidak kalah bagus.

“Kami tahu Rivera merupakan pemain penting bagi kita, tapi kami memiliki 27 pemain di dalam skuad. Saya pikir kita sudah melihat bahwa semua pemain siap ketika pemain lain cedera atau terkena kartu,” tandas Eduardo.

Begitu juga tidak hadirnya dua bek asing, Leo Lelis dan Risto Mitrevski, membuat lini belakang Persebaya terancam pincang. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat Arema FC memiliki lini serang berbahaya, seperti striker Dalberto Loan yang menjadi pencetak gol terbanyak Super League dengan 10 gol.

Strategi Pelatih Arema FC

Pelatih Arema FC Marcos Santos memutar otak dengan absennya tiga pemain pilarnya. Apalagi tim yang dibesut pelatih asal Brazil itu mengalami krisis pemain di posisi bek sayap setelah Achmad Maulana mengalami cedera ACL. Kini hanya tersisa dua bek murni Rifad Marasabessy dan Johan Ahmad Farisi.

“Kita akan memainkan pemain yang siap untuk laga menghadapi Persebaya. Kami optimis bisa mencuri poin di sana, tapi sekarang kami persiapkan dulu strategi yang matang,” imbuhnya.

Untuk itu bermain di hadapan ribuan Bonek, dia menginginkan skuatnya benar-benar menjaga emosi. Apalagi Arema FC dan Persebaya menjadi dua tim dengan koleksi kartu merah terbanyak, membuat risiko bermain dengan 10 pemain sangat besar.

Kekuatan Persebaya vs Arema FC

Sementara itu dalam lima laga terakhir BRI Super League 2025-2026, Arema FC tampil lebih produktif dan agresif dibanding Persebaya. Tim asal Malang ini mencetak tujuh gol dan meraih tujuh poin, meski juga kebobolan sembilan gol akibat rapuhnya lini belakang.

Namun catatan head to head memperlihatkan dominasi kuat Persebaya Surabaya sejak musim 2022. Dengan meraih lima kemenangan dan satu imbang dalam enam pertemuan terakhir sedangkan tim berjuluk Singo Edan belum sekalipun menang dalam periode itu. Saat ini kedua tim sama-sama mengoleksi 15 poin.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *