BANJARMASIN — Aktivitas perbelanjaan di Kalimantan Selatan tidak hanya berpusat pada pasar tradisional, tetapi juga berkembang melalui kehadiran pusat perbelanjaan modern yang tersebar di berbagai daerah. Perpaduan ini membentuk wajah ekonomi dan gaya hidup masyarakat yang kian dinamis, tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas lokal.
Di Kota Banjarmasin, Duta Mall menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar dan paling ramai dikunjungi. Dengan konsep mal terpadu, kawasan ini menghadirkan beragam tenant ritel, kuliner, hiburan, hingga bioskop, menjadikannya tujuan utama warga untuk berbelanja sekaligus bersantai.
Selain itu, Mitra Plaza tetap bertahan sebagai pusat belanja legendaris di jantung kota. Mal yang telah beroperasi puluhan tahun ini menjadi saksi perkembangan kota dan perubahan pola konsumsi masyarakat Banjarmasin dari masa ke masa.
Perkembangan pusat perbelanjaan juga terlihat di Kota Banjarbaru. Q Mall Banjarbaru dan Grand Palace Park hadir sebagai ruang publik baru yang menggabungkan ritel modern, kuliner, serta area rekreasi keluarga. Keberadaan mal ini sejalan dengan pertumbuhan Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan dan permukiman baru di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Kabupaten Banjar, khususnya Martapura, dikenal luas sebagai pusat perdagangan batu permata dan perhiasan. Pasar Permata Cahaya Bumi Selamat (CBS) menjadi ikon belanja yang menarik wisatawan dari berbagai daerah. Di kawasan ini, aktivitas jual beli tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya lokal.
Di wilayah lain seperti Tanah Bumbu dan Tapin, pusat perbelanjaan skala menengah dan pasar rakyat tetap memegang peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Keberadaan pasar tradisional seperti Pasar Los Batu Kandangan dan pasar mingguan di wilayah Hulu Sungai menunjukkan bahwa pola belanja konvensional masih hidup berdampingan dengan ritel modern.
Perkembangan pusat perbelanjaan di Kalimantan Selatan mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin terbuka, sekaligus menegaskan peran sektor perdagangan sebagai penggerak ekonomi daerah. Di tengah modernisasi, pasar tradisional dan pusat belanja rakyat tetap menjadi ruang sosial yang menjaga denyut kehidupan lokal.
ramadhan
