Banjarmasin – Semangat tinggi ditunjukkan ratusan atlet muda dalam proses seleksi tim bola basket Kota Banjarmasin untuk ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Selatan 2026. Sebanyak 249 atlet ikut ambil bagian, terdiri dari 174 putra dan 75 putri, yang bersaing memperebutkan posisi di tim inti.
Ketua Perbasi Kota Banjarmasin, Muhammad Teguh Nuryadin atau yang akrab disapa Uno, menyampaikan bahwa seleksi kini telah memasuki tahap kedua. Dari total peserta, tersisa 92 atlet yang dinyatakan lolos, yakni 61 putra dan 31 putri.
“Proses seleksi masih berlanjut ke tahap berikutnya hingga terbentuk tim inti yang siap berlaga,” ujarnya.
Uno menjelaskan, para atlet yang lolos tahap kedua akan kembali disaring menjadi daftar panjang (longlist) tahap awal dengan komposisi masing-masing 17 atlet putra dan 17 atlet putri. Selanjutnya, jumlah tersebut akan dipersempit menjadi 12 pemain putra dan 12 pemain putri yang akan mewakili Banjarmasin di ajang POPDA.
Ia juga mengapresiasi kualitas peserta seleksi tahun ini yang dinilai mengalami peningkatan signifikan. Menurutnya, kemampuan teknik dan kondisi fisik para atlet muda menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Menariknya, seleksi kali ini juga diwarnai kehadiran atlet usia dini yang tampil mengesankan. Beberapa peserta masih berstatus pelajar SMP, bahkan di kategori putri terdapat atlet yang masih duduk di bangku kelas 6 SD namun mampu menembus tahap kedua.
“Kami bangga melihat potensi mereka. Ini menunjukkan pembinaan berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet berbakat sejak usia dini,” ungkap Uno.
Fenomena tersebut dinilai sebagai sinyal positif bagi perkembangan ekosistem bola basket di Kota Banjarmasin yang semakin kompetitif dan berkelanjutan.
Dengan banyaknya talenta muda potensial, Perbasi Kota Banjarmasin pun optimistis menatap POPDA Kalsel 2026. Target tinggi dipasang, yakni mempertahankan medali emas di nomor putra dan putri.
“Target kami jelas, mempertahankan medali emas di kedua kategori,” tegas Uno.





