BANJARMASIN β Program Studi (Prodi) Manajemen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menjadi program studi paling diminati calon mahasiswa pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026. Tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 2.000 orang, sementara daya tampung yang tersedia hanya sekitar 200 kursi.
Dekan FEB ULM, Yunani, mengatakan tingginya jumlah pendaftar tersebut membuat persaingan masuk Prodi Manajemen semakin ketat. Rasio penerimaan bahkan mencapai sekitar 1:20, yang berarti satu kursi diperebutkan oleh 20 calon mahasiswa.
“Persaingan di Prodi Manajemen memang paling ketat. Sekitar 20 orang memperebutkan satu kursi,” ujar Yunani saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2026).
Menurut Yunani, dibandingkan dengan program studi lain di lingkungan FEB ULM, Prodi Manajemen masih menjadi pilihan utama. Pada Prodi Akuntansi, tingkat persaingan berada di kisaran 1:10, sedangkan Prodi Studi Pembangunan sekitar 1:5.
Ia menjelaskan, tingginya minat terhadap Prodi Manajemen tidak terlepas dari prospek karier yang dinilai sangat luas. Lulusan manajemen memiliki peluang bekerja di berbagai sektor, mulai dari dunia usaha, perusahaan swasta, lembaga keuangan, hingga instansi pemerintahan. Selain itu, banyak alumni yang mampu membangun usaha secara mandiri dan menjadi wirausahawan.
“Alumni Manajemen memiliki prospek yang baik. Mereka bisa menjadi pengusaha, bekerja di perusahaan swasta, maupun instansi pemerintah. Hampir semua sektor membutuhkan tenaga yang memiliki kemampuan manajerial,” katanya.
Yunani menambahkan, kompetensi di bidang manajemen pada dasarnya dibutuhkan di hampir seluruh organisasi dan dunia kerja. Karena itu, peluang kerja lulusan program studi tersebut relatif lebih luas dibandingkan beberapa bidang lainnya. Lulusan juga memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke berbagai jenjang dan bidang keilmuan yang relevan.
Untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ini, FEB ULM menyediakan daya tampung sekitar 200 mahasiswa untuk Prodi Manajemen. Sementara itu, Prodi Akuntansi juga menerima sekitar 200 mahasiswa, sedangkan Prodi Studi Pembangunan menyediakan sekitar 170 kursi.
Besarnya jumlah pendaftar menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap pendidikan di bidang ekonomi dan bisnis, khususnya Manajemen, masih sangat tinggi. Di sisi lain, tingginya tingkat persaingan menjadi tantangan bagi calon mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat memperoleh kesempatan belajar di salah satu program studi favorit di ULM.





