XLSMART Gerak Cepat Pulihkan Jaringan Pascagempa, 86 BTS Kembali Beroperasi

DENPASAR – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi setelah gempa berdampak pada sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Upaya pemulihan yang dilakukan tim teknis menunjukkan perkembangan positif. Jumlah base transceiver station (BTS) yang mengalami gangguan terus berkurang secara signifikan, sehingga layanan telekomunikasi di wilayah terdampak mulai kembali pulih secara bertahap.

Pada fase awal penanganan, tercatat sebanyak 91 BTS mengalami gangguan. Hingga Selasa (18/8/2026), jumlah tersebut telah berkurang menjadi sekitar lima BTS. Tim XLSMART masih melakukan penanganan secara intensif untuk memulihkan seluruh BTS yang terdampak.

Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, mengatakan percepatan pemulihan jaringan menjadi prioritas perusahaan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, khususnya dalam situasi pascabencana.

“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan jaringan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pascabencana. Penurunan jumlah BTS yang terdampak menunjukkan bahwa proses pemulihan terus berjalan, dan tim teknis kami akan tetap bekerja hingga layanan kembali normal,” ujar Donny.

Pemulihan jaringan dilakukan melalui koordinasi antara Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, serta tim teknis di lapangan. XLSMART juga menyiagakan dukungan sumber daya listrik berupa tujuh genset permanen dan 16 genset portabel untuk menjaga operasional jaringan di sejumlah lokasi yang mengalami kendala pasokan listrik.

Selain memulihkan BTS, tim teknis melakukan perbaikan jalur fiber optik yang terdampak, mengalihkan trafik melalui jalur alternatif, serta memobilisasi perangkat dan sumber daya ke sejumlah area yang mengalami gangguan.

Kondisi medan dan sejumlah titik longsor menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemulihan. Meski demikian, XLSMART terus mengintensifkan penanganan agar layanan telekomunikasi dapat kembali normal secepat mungkin.

Berikan Dukungan Komunikasi bagi Pelanggan

Selain mempercepat pemulihan jaringan, XLSMART memberikan dukungan komunikasi khusus bagi pelanggan XL, Smartfren, dan AXIS di NTT.

Bagi pengguna XL, tersedia kuota data 3 GB dengan masa aktif tujuh hari, 10 menit telepon dan 10 SMS ke semua operator, serta fasilitas gratis panggilan ke seluruh nomor XLSMART. Pelanggan dapat mengaktifkannya melalui kode *505# dari ponsel.

Sementara itu, pengguna Smartfren memperoleh bonus kuota internet 3 GB dengan masa aktif 30 hari yang dapat digunakan secara otomatis tanpa aktivasi atau registrasi tambahan. Pengguna juga mendapatkan gratis telepon 10 menit dan 10 SMS ke semua operator selama 30 hari.

Adapun pengguna AXIS mendapatkan kuota data 3 GB dengan masa aktif tujuh hari, ditambah Default Offer XL Peduli berupa kuota 500 MB, 10 menit telepon, dan 10 SMS. Layanan tersebut dapat diaktifkan melalui kode *505# dari ponsel.

Dukungan komunikasi tersebut diharapkan membantu pelanggan tetap terhubung dengan keluarga, memperoleh informasi penting, serta berkomunikasi selama proses pemulihan pascagempa.

“Dalam kondisi seperti ini, akses komunikasi menjadi kebutuhan penting. Karena itu, selain fokus pada pemulihan jaringan, kami juga memberikan dukungan komunikasi kepada pelanggan XL, Smartfren, dan AXIS agar tetap dapat terhubung dengan keluarga maupun memperoleh informasi yang dibutuhkan selama masa pemulihan,” kata Donny.

Siapkan Bantuan Logistik

Tak hanya melalui dukungan konektivitas, XLSMART juga tengah menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang terdampak gempa di NTT.

Bantuan tersebut akan disalurkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari kepedulian XLSMART terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

XLSMART memastikan pemantauan jaringan terus dilakukan selama 24 jam. Sumber daya yang dibutuhkan juga akan dikerahkan hingga seluruh BTS yang terdampak kembali beroperasi.

Ketersediaan layanan telekomunikasi yang andal diharapkan dapat membantu masyarakat tetap terhubung, mendukung koordinasi penanganan bencana, serta mempercepat pemulihan aktivitas di wilayah terdampak gempa. rls/hms

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *